Thursday, 24 June 2010

Hari Awal Dalam Dunia ini

 Yah, seperti judul yang ada diatas, aku seilalu berbicara tentang dunia, dunia, dan dunia.
Kenapa harus dunia yang kuambil sebagai tema dalam blog ini? Karena disinilah kita tinggal, dan ditempat inilah kita ngerasain suka dan duka. Di tempat ini juga kita lahir dan harus menerima berbagai kenyataan, mulai dari kita yang nakal waktu kecil, yang sering bikin orang tua kesel, atau kita yang kesel sama orang tua, itu semua kita alamin dari kita kecil. Mungkin kita ingat, kita pernah naik sepeda yang menyenangkan seperti ini??





 Humm, itu mungkin hanya salah satu dari yang kita alamin di dunia yang kecil dan tidak abadi ini.
Ini jadi ingetin aku sama waktu pertama kali belajar naik sepeda. Waktu jatuh-jatuh, waktu nangis-nangis, dll.
Kalo udah gini, jadi teringet untuk buat puisi disini.


Duniaku

Sebuah dunia hancur keping terakhir
terhempas jauh masuk ke lumbung mimpi
yang mangkir akan rusaknya awan khatulistiwa
dan jatuh di antara semburat dunia fana

Duniaku, mungkin akan jadi duniamu juga
Dunia penuh warna, atau penuh debu meluruh
didepak opini sang pujangga




Wah, kalo udah nulis gitu, jadi inget orang dirumah. Rumah mana? Tuh, yang banyak kicauan burungnya. Yup, papa saya pemelihara burung. Yang kadang kala bikin saya cukup pusing buat dengernya. Saking banyaknya, ada nambah lagi tuh burung(yang ini sepasang anak burung). Dan terus aja aku disuruh kasih makan tuh burung. Tiap jam Papa nelpon, "bang, burung udah dikasih makan?". Buset dah, kalau udah gini jadi merasa dianak tirikan nih!(capek deh). Hah, itulah duniaku hari ini. Penuh dengan hal-hal gaib(apanya?), Ingatan sama sepeda, dan juga burungnya si Papa(dalam arti sebenarnya lho!).


signed in-  Pradana(Dunia Dalam Bayanganku Part I)

No comments:

Post a Comment

Search This Blog